SALURAN GRM DAN PEDOMAN ESS DISERAHKAN KE DESA TONASA, UNTUK KEBERLANJUTAN PROGRAM TINGKAT LOKAL
GOWA, 22 November 2025 — Tim Environmental and Social Framework (ESF) Project Implementation Unit (PIU) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, Sabtu (22/11/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE), khususnya terkait progres implementasi, penanganan keluhan, serta pemastian prinsip keamanan dan inklusi sosial di wilayah sasaran.
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Koordinator Tim ESF Sulsel, Sudarsono, S.P., M.Si., bersama anggota tim, ditegaskan bahwa keberlanjutan dan keberhasilan Program ICARE sangat bergantung pada dukungan aktif pemerintah desa sebagai garda terdepan pelayanan publik. “Kami memohon dukungan penuh Bapak Kepala Desa agar program dapat berjalan dalam kondisi aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai wujud konkret penguatan tata kelola partisipatif, Tim ESF menyerahkan saluran pengaduan resmi Mekanisme Penanganan Keluhan (Grievance Redress Mechanism/GRM), yang secara formal dipasang di Kantor Desa Tonasa. Penempatan ini dipilih karena kantor desa merupakan pusat pelayanan publik tingkat desa yang mudah diakses oleh seluruh warga, termasuk anggota koperasi, petani, peternak, dan kelompok rentan. GRM tidak hanya berfungsi sebagai wadah penyampaian keluhan, tetapi juga menerima pertanyaan, masukan, saran, bahkan apresiasi terkait pelaksanaan Program ICARE, sesuai prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam keterlibatan pemangku kepentingan.
Selain GRM, Tim ESF juga menyerahkan Buku Pedoman Umum Implementasi Standar Lingkungan dan Sosial (ESS) kepada Kepala Desa Tonasa. Pedoman ini memuat alur aktivitas, instrumen mitigasi, serta tanggung jawab pengelolaan lingkungan dan sosial dalam siklus program, mulai dari self-screening, dan identifikasi risiko sebagai panduan teknis bagi pemangku kepentingan lokal dalam mendampingi koperasi.
Kepala Desa Tonasa menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen untuk mendukung penuh integrasi prinsip ESS dalam pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. “Kami siap menjadi mitra aktif dalam memastikan Program ICARE berjalan transparan, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Desa Tonasa,” tegasnya.
Langkah ini memperkuat peran pemerintah desa sebagai mitra strategis dalam tata kelola program, khususnya dalam mencegah ketimpangan akses terhadap informasi dan manfaat program, serta memastikan partisipasi yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh kelompok masyarakat di wilayah sasaran.
(DAR)